Wednesday, May 6, 2015
Monday, May 4, 2015
Epiphany in India! God revealed?
Rom 1:20 For the invisible things of him from the creation of the world are clearly seen, being understood by the things that are made, even his eternal power and Godhead; so that they are without excuse:
Rom 1:21 Because that, when they knew God, they glorified him not as God, neither were thankful; but became vain in their imaginations, and their foolish heart was darkened.
Rom 1:22 Professing themselves to be wise, they became fools,
Rom 1:23 And changed the glory of the uncorruptible God into an image made like to corruptible man, and to birds, and fourfooted beasts, and creeping things.
Sunday, April 12, 2015
Aksi Hebat AHOK Bungkam Seluruh Anggota DPR Saat Rapat Perda 5 Maret 2015
Aaron Halim 1 second ago Ini tolak ukur yang tepat: siapa yang sangat getol mau melengserkan Ahok, dialah si koruptor yang hilang kesempatan untuk berkorupsi dengan leluasa seperti sediakala. Bagi ynag jujur dan cinta kepada NKRI, mereka akan menyokong Ahok dengan setulus-tulusnya karena dia bernyali besar untuk menyelamatkan harta kekayaan milik rakyat Indonesia se-eficient mungkin. Sudah 70 tahun merdeka, tetapi negeri yng kaya raya itu tidak ubahnya dengan negara miskin. Malu, dong!
Sunday, April 5, 2015
Ter Intip: Mengintip Margarito Kamis Pakar Hukum Yang Tendens...
Ter Intip: Mengintip Margarito Kamis Pakar Hukum Yang Tendens...: TER-INTIP | Sudah jelas ada penggelembungan dalam anggaran APBD DKI 2015, setelah APBD 2014 bisa sukses menggelembungkan, akhirnya terkuak s...
Setuju sekali dengan ulasan anda terhadap Margarito Kamis. Kalau panitia angket ini benar-benar adil, kenapa tidak berani memanggil Refli Harun untuk menimbang ke substensial soal yang akan diangketkan, dan JJ Rizal mengenai basa-basi gubernur DKI Ali Sadikin, dan Boni Hargens, Hanta Yudha? Mereka pakar sejati, bukan seperti si M. Kamis ini!
Setuju sekali dengan ulasan anda terhadap Margarito Kamis. Kalau panitia angket ini benar-benar adil, kenapa tidak berani memanggil Refli Harun untuk menimbang ke substensial soal yang akan diangketkan, dan JJ Rizal mengenai basa-basi gubernur DKI Ali Sadikin, dan Boni Hargens, Hanta Yudha? Mereka pakar sejati, bukan seperti si M. Kamis ini!
PENDEMO KESAL DIBAYAR CUMA RP 50.000, TAK BERTEMU AHOK PULA
Inilah siasat politk comberan para pimpinan DPRD. M. Taufik, Haji Lulung, mantan narapidana karena koorupsi dan permanism. O. Sangaji ketua angket, juga preman. Angket sepihak akan diluncurkan ke rapat parpurna yang terdiri dari kaum elite abal-abal yang hak untuk berkorupsi itu nyaris hilang karuna ulah Ahok. Herankah kalau sudah merdeka 70+ tahun, banyak rakyat masih miskin? Tiongkok yang beberapa tahun yang lalu terkenal miskin, lihat skarang. Pak Jokowi saja kagum! Kasian!
http://megapolitan.kompas.com/read/2015/03/30/16262991/Pendemo.Kesal.Dibayar.Cuma.Rp.50.000.Tak.Bertemu.Ahok.Pula\
Wednesday, April 1, 2015
M TAUFIK DEMONSTRAN DIBAYAR SAH SAH SAJA KAN BUAT MAKAN
Inilah wajah pemimpin DPRD yang ber nama M. Taufik (rhyme MUNAFIK). Kalau dia atau kelompoknya membayar para demonstran untuk berdemonstrasi menjatuhkan Ahok, itu sah-sah saja. Mereka kan buat makan! Coba kalau dia mendengar adanya kasus suap para demonstran Pro-Ahok, pastilah dia mencak-mencak sembari air liurnya menyembur-nyembur dengan mata yang melotot menghina para demonstran dan menuntut untuk diangketkan. Inikah wakil rakyat Indonesia? Astagafirullah ... si Munafik ini adalah salah seorang mantan nara pidana karena tertangkap korupsi. Dan dia dipilih untuk menjadi wakil rakyat menjaga negeri kaya raya ini? Ini tidak lainnya seperti menarukkan harimau dikandang kambing; atau tikus digudang beras.
Monday, March 23, 2015
What's wrong with us people?
Here is the patience of the saints: here are they that keep the commandments of God, and the faith of Jesus.
Subscribe to:
Posts (Atom)